Sore tadi, seorang mahasiswa datang ke warung sambil membawa sebuah subwoofer kayu yang agak berdebu. Ia meletakkannya di meja. "Mas, saya dapat ini dari paman. Katanya ini Polytron PHT 138 keluaran sekitar tahun 2014, dulu belinya 1,3 jutaan. Masih bagus nggak ya buat dengerin musik dan nonton di kosan? Atau mending beli speaker Bluetooth murah yang baru?" Kualitas suara yang jujur, dibangun dari material yang tidak main-main. Saya menyodorkan kopi hangat, lalu menatap speaker itu dengan rasa hormat. "Dik, jangan remehkan 'badak' ini. Di tahun 2014, harga 1,3 jutaan untuk home theater dengan subwoofer kayu adalah deal yang luar biasa. Dibanding speaker Bluetooth plastik zaman sekarang yang suaranya 'cempreng', ini masih punya kelas. Mari kita bedah spesifikasinya agar kamu tahu apa yang kamu pegang." Nah, Bos Juragan, mari kita kupas tuntas spesifikasi, kelebihan, kekurangan, dan nilai ekonomis Polytron PHT 138 di pasar tah...